All about linkin park

linkin_park_living_things_wallpaper_by_salmanlp-d54ku59.jpg

Linkin Park adalah grup musik beraliran nu metal dan rock alternatif yang berasal dari Agoura Hills, California, di Amerika Serikat. Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain Xero, Hybrid Theory, hingga nama Linkin Park sampai sekarang. Nama “Linkin Park” sendiri merupakan plesetan dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.

Awal mula
Awal pembentukan Linkin Park yaitu pertemuan Mike Shinoda dan Brad Delson (gitaris Linkin Park) di kelas 7. Lalu mereka membentuk band bernama Xero. Brad juga bermain untuk band Relative Degree, salah satu personelnya yaitu Rob Bourdon (drummer Linkin Park). Mike berkenalan dengan Rob melalui Brad dan Rob bergabung dengan Xero. Saat kuliah, Brad berkenalan dengan Dave “Phoenix” Farrell (bassis Linkin Park) yang merupakan teman sekamar Brad. Mike, yang mengambil jurusan ilustrasi di Universitas Seni Pasadena, bertemu dengan Joe Hahn (turntablis Linkin Park). Kemudian, Dave Farrell dan Joe Hahn bergabung bersama Xero. Dave sempat meninggalkan Xero untuk bergabung kembali ke band lamanya, Tasty Snax.

 
Mulanya
mereka merekrut Mark Wakefield sebagai vokalis, lalu diambil alih oleh Chester Bennington (mantan vokalis Grey Daze) sampai sekarang, sedangkan Mike lalu jadi rapper. Sialnya, karena nama Xero sudah dipakai grup lain, mereka terpaksa mengganti nama menjadi Hybrid Theory. Lalu setelah ditolak 3 kali, Hybrid Theory berhasil diterima oleh sebuah perusahaan rekaman bernama Warner Bros. Records setelah sukses meluncurkan EP yang berjudul Hybrid Theory EP pada tahun 1999 sebanyak seribu keping. Namun, pada saat itu Mike sempat memiliki masalah dengan Jeff Blue, managernya. Jeff Blue mengatakan bahwa Mike tidak usah rapping, cukup bermain keyboard saja. Kejadian ini menginspirasi Mike untuk menulis lagu Get Me Gone (Fort Minor).

Sekali lagi, mereka terpaksa mengganti nama karena nama Hybrid Theory mirip dengan nama grup musik Hybrid yang berasal dari Wales. Daripada dianggap band yang sama, mereka memilih berubah nama lagi menjadi Linkin Park. Namun, sebelum bernama Linkin Park, mereka sempat mengganti namanya menjadi 0818. Nama ini juga baru diketahui pada pertengahan 2009, saat Brad Delson berbicara di acara wisuda di UCLA, Los Angeles, pertengahan 2009 lalu. Nama Linkin Park diambil Chester dari nama sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park. Agar bisa mengelola situs web sendiri, Chester mengubah ejaannya menjadi Linkin Park. Setelah itu, mereka berhasil membeli situs web www.linkinpark.com
Mantan Anggota
Mark Wakefield – Vokal
Scott Koziol – Bass (Stand-in)
Kyle Christener – Bass (Stand-in)
Ian Hornbeck – Bass (Stand-in)
Sebelum Chester Bennington menjadi vokalis Linkin Park, Mark Wakefield lebih dulu menjadi vokalisnya. Namun, ia keluar dari Linkin Park untuk mencari proyek lain (menjadi manajer grup band Taproot)– saat itu menggunakan nama Hybrid Theory untuk menjadi manajer grup musik Taproot. Bassis Dave Farrell alias “Phoenix” juga pernah keluar sebentar dari Linkin Park untuk mengikuti tur bersama band lamanya, Tasty Snax. Sedangkan 4 personel lainnya Brad Delson, Mike Shinoda, Joe Hahn, dan Rob Bourdon selalu bertahan di Linkin Park sejak awal pembentukannya.

Anggota Sekarang

images.jpg
Chester Bennington – vokal
Rob Bourdon – drum
Brad Delson – gitar
Dave “Phoenix” Farrell – bass
Joe Hahn – turntable, keyboard , sampling
Mike Shinoda – backing vocal, sampling, rap, keyboard, gitar

Linkin Park telah merilis 6 album studio, yaitu Hybrid Theory, Meteora, Minutes to Midnight, A Thousand Suns, Living Things, dan The Hunting Party. Linkin Park juga merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid Theory EP. Linkin Park sukses dalam memopulerkan lagu-lagunya seperti Crawling, In the End, Numb, Somewhere I Belong, dan What I’ve Done. Secara total, album-album Linkin Park telah terjual sebanyak 50 juta keping.

 

Jenis musik

Pada awal pembentukannya, Linkin Park beraliran rock. Setelah masuknya seorang DJ atau turntablis bernama Joe Hahn, Linkin Park mengganti alirannya menjadi hip-hop. Namun, pada album Hybrid Theory, Linkin Park mengganti lagi alirannya menjadi nu metal dan rapcore. Demikian juga pada album Meteora, hanya saja Linkin Park juga menambahkan unsur elektronika.

Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik. Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi, ternyata eksperimen itu berhasil.

Bahkan pada album A Thousand Suns dan Living Things, aliran Linkin Park yang sebelumnya Alternative Rock sedikit dikurangi dan diganti oleh Electronic Rock dan Techno, namun pada album The Hunting Party Linkin Park kembali mengusung aliran Rock.
Album Studio
Hybrid Theory – 24 Oktober 2000
Reanimation – 30 Juli 2002
Meteora – 25 Maret 2003
Minutes to Midnight – 15 Mei 2007
Songs From The Underground EP – 27 November 2008
A Thousand Suns – 14 September 2010
Living Things – 26 Juni 2012
The Hunting Party – 17 Juni 2014
Album singel
One Step Closer (2001)
Crawling (2001)
Papercut (2001)
In The End, Pt.1 (2001)
In The End, Pt.2 (2001)
In The End EP (2002)
Pts.of.Athrty (2002)
Somewhere I Belong (2003)
Faint (2003)
Numb, Pt.1(2003)
Numb, Pt.2 (2003)
From The Inside (2004)
Breaking The Habit (2004)
MTV Ultimate Mash-Ups Presents: Collision Course – Numb/Encore – Exlusive (2004)
Numb/Encore (2004)
What I’ve Done (2007)
Bleed It Out (2007)
Shadow Of The Day (2007)
Given Up (2008)
Leave Out All The Rest (2008)
New Divide (2009)
The Catalyst (2010)
Waiting For The End (2010)
Burning In The Skies (2011)
Iridescent (2011)
Burn It Down (2012)
Lies Greed Miserry (2012)
Lost In The Echo (2012)
Castle of Glass (2012)
A Light That Never Comes (2013)
Gulity All The Same (2014)
Until It’s Gone (2014)
Wastelands (2014)
Rebellion (feat. Daron Malakian) (2014)
Final Masquerade (2014)

 

Teknis

Linkin Park jarang menggunakan teknik melodi gitar namun petikan gitar. Selain itu, rap dari Mike Shinoda sering muncul di banyak lagu. Terkadang Chester berteriak dalam beberapa lagu. Pemainan Melodi Gitar hanya Muncul di album The Hunting Party.

Lagi-lagi, perubahan terjadi di album Minutes To Midnight. Linkin Park mengurangi unsur rap dari Mike. Rapnya hanya ada di 2 lagu, yaitu Bleed It Out dan Hands Held High. Sementara vokal Chester lebih dominan dibanding sebelumnya. Linkin Park juga bermain lebih lembut.

 

mereka juga sudah membuat konser, yang dimana negara Indonesia termasuk kedalam konser tersebut.

the-raid-shinoda1.jpg
“A Thousand Suns : World Tour 2011” konser ini sukses digelar dibeberapa negara dan termasuk negara Indonesia, sangking suksesnya konser ini menjadi tranding topik dibeberapa sosial media.

jakarta24351.jpg

konser mereka keren banget, itulah yang gw post kali ini buat undergraun sebutan fans linkin park semoga berguna buat yang membaca posting ini. ya… muda-mudahan mereka buat konser lagi dan Indonesia menjadi negara yang dikunjungi lagi. sekian dari gw

keep-calm-and-listen-linkin-park-63.png

sumber :

http://sp.beritasatu.com/hiburan/linkin-park-sukses-membakar-jakarta/11554

http://www.linkinpark.com/

http://www.linkinpark.com/news

 

Iklan

Tentang yusupdarmatika

menjalani pendidikkan S1 di universitas gunadarma fakultas : ilmu komputer jurusan : SI ( sistem informasi ) 기도, 노력하고, 정신 .........,,,,, (n_n)
Pos ini dipublikasikan di Tulisan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s